Modal Usaha Air Isi Ulang

Modal Usaha Air Isi Ulang

Penjelasan Tentang Peluang, Perhitungan & Modal Usaha Air Isi Ulang

Sebelum anda membuka usaha air isi ulang, kami sarankan untuk memahami terlebih dahulu mengenai beberapa modal yang harus dikeluarkan.

Nah disini kami akan menjelaskan tentang bagaimana peluang, modal, dan perhitungan usaha air isi ulang. Berikut penjelasannya.

PELUANG USAHA AIR ISI ULANG

Ketika kebutuhan akan air bersih dikota – kota besar mulai meningkat, peluang untuk membuka usaha air isi ulang juga meningkat.

Mungkin Sebagian ada yang bertanya, bukankah memakai AIR PAM saja sudah cukup untuk di minum? Benar, cuman tidak semua orang menyukai air PAM untuk dijadikan air minum, Mungkin hanya untuk mandi & mencuci saja.

Hal ini dikarenakan AIR PAM memiliki bahan kaporit yang sangat tinggi, sehingga semua orang kebanyakan enggan untuk menggunakan sebagai air minum. Itulah mengapa memiliki usaha penjualan air isi ulang mulai diincar oleh banyak orang.

Disini hal yang paling penting untuk membuka usaha air isi ulang adalah modal untuk memulainya. Meski terlihat kecil, modal yang dibutuhkan juga cukup banyak. Berikut contoh yang perlu anda siapkan :

  • Mesin untuk depot air isi ulang
  • Alat-alat pendukung dan penunjang prduksi
  • Keperluan yang bersangkutan dengan administrasi dan inventaris
  • Biaya operasional yang dibutuhkan di bulan pertama
  • Keperluan tambahan lainnya

Yang perlu anda ketahui juga, bahwa air yang digunakan memiliki 2 jenis yaitu air mineral dan air RO

1. Air Mineral adalah air yang berasal dari sumbernya seperti air gunung,sumur bor,PDAM yang kemudian melalui proses penyaringan dalam filter dan dilakukan sterilisasi menggunakan cahaya UV

2. AIR RO (Reverse Osmosis) adalah jenis air yang cukup tinggi permintaannya di masyarakat karena hasil akhirnya terasa lebih segar dan ringan untuk diminum.

Banyak masyarakat pun beranggapan bahwa produk air yang menggunakan teknologi RO lebih sehat dari air mineral bisa baik yang berupa kemasan maupun isi ulang. Karena, airnya lebih steril.

Namun, penelitian dari WHO justru berkesimpulan sebaliknya. Menurut WHO, air mineral mengandung mineral-mineral yang tubuh anda perlukan seperti kalium dan magnesium.

Jika air yang masyarakat konsumsi sehari-hari memiliki kekurangan mineral, maka mereka yang meminumnya pun berpotensi mengalami gangguan kesehatan.

Rincian Modal Usaha Air Isi Ulang

Dari rincian ini anda bisa mengetahui pedapatan dan pengeluaran anda untuk membuka usaha air isi ulang. Berikut rinciannya :

Pendapatan per hari

Penjualan air gallon = 40 galon x Rp 5.000, -x 30 hari = Rp 6.000.000,-

Pengeluaran per hari

Harga air per liter dari supplier tangka pegunungan terdekat = Rp 40,-

Volume air dalam gallon + air untuk membilas dan mencuci galon = 19 liter + 1 liter = 20 liter

Pengeluaran air per galon = 40 galon x 20 liter x Rp 40,-x 30 hari = Rp 960.000,-

Tutup galon = 40 buah x Rp 100,- x 30 hari = Rp 120.000,-

Tissue antiseptic untuk galon = 40 buah x Rp100,- x 30 hari = Rp 120.000,-

Listrik minimal 500 watt selama 1 bulan = 80.000,-

Gaji untuk satu kariyawan = 1.200.000,-

Uang makan kariyawan Rp 20.000 x 30 hari = 600.000,-

Biaya lainnya untuk perawatan alat depot air isi ulang dan penggantian filter sekitar = 100.000,-

Dari total pengeluaran di atas sebesar = 3.180.000,-

Laba perbulan sebesar ( pendapatan dikurangi pengeluaran ) = Rp 6.000.000 – Rp 3.180.000 = 2.820.000.

KESIMPULAN

Usaha air isi ulang adalah usaha yang cukup menjanjikan di masa ini, modal bisnis air minum isi ulang  pun juga tidak terlalu besar, dengan proyeksi balik modal yang kurang dari satu tahun. Tentunya perhitungan bisnis air isi ulang tidaklah saklek. Modal awal bisa sekali anda pangkas dengan mencarai produsen alat yang lebih murah.

Kemudian, proyeksi keuntungan pun akan bervariasi tergantung dari usaha anda dalam menjalankannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *